Pinjam Bendera Dalam Kaca Mata Pajak

UU perpajakan pada prinsipnya tidak terlalu menekankan permasalahan pada legal atau tidaknya suatu transaksi bisnis sesuai ketentuan hukum yang berlaku. UU pajak yang berlaku sekarang ini sepertinya lebih menekankan pada pertanyaan utama, yaitu apakah dalam transaksi bisnis tersebut terdapat Objek Pajak atau tidak. Artinya, jika dalam suatu aktivitas bisnis terdapat Objek Pajak apakah kewajiban perpajakan atas Objek Pajak tersebut telah dilakukan dengan benar dan sesuai ketentuan perpajakan?.

Semua transaksi harus dibuktikan secara legal dan dengan pembuktian/pencatatan yang sesuai antara formal dan material. Dalam transaksi pinjam meminjam bendera otoritas pajak acapkali menganggap aliran kas yang sudah masuk ke rekening perusahaan adalah sebagai pendapatan, sedangkan biaya yang dikeluarkan bila tidak dibuktikan secara legal/formal kemungkinan tidak diakui.

Selain dapat menimbulkan masalah pajak, transaksi peminjaman bendera ini juga dapat menimbulkan masalah hukum. Contohnya jika transaksi tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal negatif atau melanggar hukum. Dalam hal ini pihak yang harus bertanggung jawab adalah pihak yang mempunyai izin.

Untuk meminimalisir hal-hal tersebut di atas, maka hal yang perlu dilakukan antara lain adalah dengan membuat kontrak yang jelas mengenai hak dan kewajiban perpajakan dari masing-masing pihak yang terkait, jika perlu membuat addendum kontrak atau kontrak baru yang melibatkan tiga pihak, atau kontrak dua pihak perusahaan yang melakukan subkontrak dengan pihak yang melakukan pekerjaan sesungguhnya.

http://konsultanpajak-aaa.com konsultan-pajak.co.cc aris-aviantara.blogspot aviantara.multiply


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: